Wagub Banten Sambangi BAZNAS, Dorong Optimalisasi ZIS-DSKL untuk Pengentasan Kemiskinan
SERANG – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten terus memacu kinerja dalam mengelola dana umat. Hal ini ditegaskan Ketua BAZNAS Banten, Prof. Dr. Wawan Wahyuddin, M.Pd, saat menerima kunjungan kerja Wakil Gubernur Banten di Kantor BAZNAS, Selasa (7/4/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Prof. Wawan memaparkan progres signifikan yang telah dicapai lembaga dalam waktu singkat sejak masa pelantikan. Ia menekankan bahwa BAZNAS Banten berkomitmen penuh pada tiga pilar utama: amanah regulasi, amanah NKRI, dan amanah syari.
Dedikasi Penuh Waktu
Prof. Wawan mengungkapkan bahwa seluruh jajaran amil zakat telah bekerja secara intensif untuk memastikan tata kelola zakat, infak, sedekah (ZIS), dan dana sosial keagamaan lainnya (DSKL) berjalan di jalur yang tepat.
“Selama tiga bulan pasca-pelantikan, kami bekerja penuh waktu untuk menjalankan amanah regulasi, syariat, dan NKRI. Dengan SDM yang ada, kami fokus mengoptimalkan seluruh siklus zakat—mulai dari pengumpulan, pendistribusian, hingga pelaporan yang akuntabel,” tegas Prof. Wawan.
Sinergi untuk Pengentasan Kemiskinan
Kunjungan Wakil Gubernur Banten ini menjadi ajang koordinasi untuk menyelaraskan program pembinaan serta optimalisasi peran BAZNAS di tengah masyarakat. Dengan dukungan pemerintah daerah, BAZNAS Banten diharapkan mampu bertransformasi menjadi lembaga yang lebih diperhitungkan di kancah nasional.
Prof. Wawan optimis bahwa pengelolaan yang transparan dan profesional akan meningkatkan kepercayaan masyarakat. Hal ini krusial agar potensi zakat di Banten dapat terserap maksimal guna mendukung program pengentasan kemiskinan dan pemberdayaan ekonomi umat di wilayah tersebut.
Melalui koordinasi ini, BAZNAS Banten berkomitmen untuk terus berinovasi, memastikan setiap rupiah dana umat yang terkumpul dapat disalurkan secara tepat sasaran dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat yang membutuhkan.