Gaido Group Kunjungi YABUNAYA: Siap Perkuat Ekonomi Hijau Berbasis Keumatan
Serang — 19 November 2025. Yayasan Bumi Nusantara Jaya (YABUNAYA) menerima kunjungan owner Gaido Group, M. Hasan Gaido, pada Rabu sore pukul 16.00 WIB di Kampung Kubangkidul, Kelurahan Kemanisan, Kecamatan Curug, Kota Serang. Kunjungan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat gerakan ekonomi hijau berbasis masyarakat dan keumatan.

Kunci sukses kegiatan Ya Bunaya: Wajib Pilah! Sampah organik harus dipisahkan untuk menghindari bau dan memastikan proses berjalan optimal.
Kedatangan Pak Hasan disambut langsung oleh Pembina Yayasan, Prof. Dr. H. Wawan Wahyuddin, M.Pd., bersama Mitra Strategis YABUNAYA, Dudi Apriliadi. Pertemuan berlangsung dalam suasana akrab penuh diskusi mengenai pemberdayaan lingkungan yang memberi manfaat langsung bagi umat.
Meninjau Empat Pilar Barokah: Sampah, Kebun, Kolam, dan Wisata Religi
Dalam kunjungan lapangan tersebut, Pak Hasan diajak meninjau empat titik unggulan program YABUNAYA, yakni:
-
Rumah Olah Sampah berbasis pemberdayaan warga,
-
Kebun pangan mandiri yang memanfaatkan pupuk dari limbah organik,
-
Kolam budidaya ramah lingkungan,
-
Zona Wisata Religi yang terintegrasi dengan edukasi lingkungan.
Program-program ini menunjukkan bahwa YABUNAYA bukan hanya mengelola sampah, tetapi mengubahnya menjadi sumber ekonomi, pangan, dan keberkahan yang bermanfaat bagi masyarakat.
Pesan Pak Hasan: Perkuat Aktivitas Keumatan
Dalam sesi diskusi, M. Hasan Gaido menyampaikan apresiasi terhadap integrasi antara pengolahan lingkungan dan pemberdayaan masyarakat yang dilakukan YABUNAYA.
“Perkuat yayasan dengan aktivitas keumatan,” tegasnya, menekankan bahwa gerakan pengolahan lingkungan harus berpihak pada masyarakat, pesantren, dan komunitas yang ingin mandiri.
Prof. Dr. H. Wawan Wahyuddin, M.Pd., pembina YABUNAYA, berdiskusi bersama mitra strategis Dudi Apriliadi dan owner Gaido Group, M. Hasan Gaido, saat kunjungan penguatan ekonomi hijau berbasis keumatan.
Siap Berkolaborasi dalam Diklat, Marketing, dan Ide Pengembangan
Dalam kunjungan tersebut, Pak Hasan juga menyatakan komitmennya untuk menjalin kolaborasi strategis dengan YABUNAYA melalui tiga fokus kerja sama:
-
Marketing produk dan program YABUNAYA,
-
Diklat Manajemen Sampah berbasis komunitas,
-
Sharing ide ekonomi hijau dan pemberdayaan umat.
Kolaborasi ini diharapkan mendukung gerakan nasional ekonomi syariah dan penguatan ekosistem halal berbasis lingkungan, memperkuat posisi Indonesia menuju pusat ekonomi halal dunia.
Sampah Bukan Masalah, Justru Membawa Barokah
Kunjungan ini menegaskan bahwa sampah bukan akhir dari sesuatu, tetapi awal perubahan menuju bumi yang lebih lestari, masyarakat yang mandiri, dan ekonomi yang membawa keberkahan. YABUNAYA menggerakkan prinsip bahwa sampah dapat menjadi sumber penghasilan, pendidikan, dan ketahanan pangan, sekaligus menjadi jalan ibadah dalam melayani umat.
