Merindukan Sistem Keuangan Yang Memberdayakan Kaum Lema
Editorial Insight Merindukan Sistem Keuangan Kaum Lemah: From Riba To Laba Prof. Dr. Wawan Wahyuddin Ketua Baznas Banten S ERANG โ Ada ironi
Editorial Insight Merindukan Sistem Keuangan Kaum Lemah: From Riba To Laba Prof. Dr. Wawan Wahyuddin Ketua Baznas Banten S ERANG โ Ada ironi
Lebih dari seabad lalu, tepatnya 20 Mei 1908, ruang-ruang kelas STOVIA menjadi saksi lahirnya sebuah fajar baru bagi bangsa ini. Sekelompok pemuda terpelajar
๐๐๐ฃ๐ฎ๐ฏ๐๐ง๐๐ฌ๐ข ๐๐ข๐ฌ๐ข ๐๐ค๐จ๐ง๐จ๐ฆ๐ข ๐๐๐ญ๐ญ๐ ๐๐ข ๐๐ซ๐ ๐๐จ๐๐๐ซ๐ง Sejak berdirinya Republik, para pendiri bangsa telah menyadari bahwa kemerdekaan politik tanpa kemandirian ekonomi adalah kerangka
Polemik mengenai draf RUU Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas) yang meniadakan nomenklatur “Madrasah” dari batang tubuh undang-undang merupakan isu krusial yang menuntut kewaspadaan nasional
Antiklimaks di Meja Perundingan Dunia baru saja menyaksikan drama diplomasi yang berakhir getir. Setelah 21 jam perundingan yang melelahkanโdengan lima jam di antaranya
PANDEGLANG โ Dunia pendidikan bukan sekadar tempat mengasah intelektual, melainkan juga kawah candradimuka untuk membentuk kepedulian sosial. Semangat inilah yang melandasi Badan Amil
SERANG โ Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten terus memacu kinerja dalam mengelola dana umat. Hal ini ditegaskan Ketua BAZNAS Banten, Prof.
Oleh: Prof. Dr. Wawan Wahyuddin, M.Pd., Ketua Baznas Banten Haji bukan sekadar perjalanan fisik menuju Makkah, melainkan perjalanan Tauhid yang melintasi batas-batas ritual.
Dunia kembali menyaksikan sebuah paradoks besar dalam peradaban hukum modern. Pengesahan hukum eksekusi mati bagi tahanan Palestina oleh Kneset Israel bukan sekadar instrumen
BAZNAS: Solusi Mandiri Menutup Defisit Anggaran Melalui Jalur Non-APBN Realitas Fiskal: Pajak Meluas, Utang Tetap Jalan Masyarakat saat ini merasakan kehadiran pajak di